DROP IN CONTEST Sabtu (MALEM MINGGU), 26 Juni 2010. berkumpul di TAMAN KENCANA BOGOR. kalo mau duluan sih ga papa,. ACARA DIMULAI JAM 10 di depan BOTANI SQUARE, BOGOR. JAM 10 s/d SELESAI.
gmbr.1 "runaway matador" my (detailed preview) work for Ladies 1st. Rain city bands enjoy soon will be available at: www.myspace.com/ladiest1st
gmbr.2 "kabuto samurai" for MMA (www.lovemma.com) clothing .UK
gmbr.3 "quod sum eris" nothing for to sale :P just showing off my new icon
gmbr.4 "raise your spear,spartan" work for Sweet As Revenge Raincity street team
gmbr5 "3D is work for ape" great pop punk band from Midlands U.K hired me to makin a rad detailing artwork, im good in makin a fur/ hair (thought) lol. so i decided take this :P quite pleasure work with them thanks alot Colour:Code especially the guitarist Dan Lindsay soon will be available at: www.myspace.com/colourcodebandband
Kali ini kota bogor dapat kesempatan menggelar rangkaian tour promo dari salah satu Band jebolan LA light indie fest Monkey to Millionair yang bertajuk “MONKEY MILLIONAIRE LANTAI MERAH TOUR” yang di selenggarakan oleh MVMAGZ SET STRATEGIC berkolaborasi dengan SUDUT IMAGI PRODUCTION.
Rencana awal acara tersebut akan di mulai pada jam 14:00wib namun karna adanya kesalahan teknis pada alat terpaksa acara pun harus ngaret 6jam. Waktu yang luamayan pantantas utk di nobatkan sebagai acara terngaret selama ini. Para penonton yang kebetulan sudah datang dari siang pun satu per satu meninggalkan venue karna mungkin sudah jenuh menunggu.namun ada juga penonton yang cukup sabar menunggu hingga akhirnya acara pun di mulai pada jam 20:00wib. Namun sayang beberapa band asal kotabogor seperti DOUET MAUET'S, MY SECRET IDENTITY, REIDVOLTUS terpaksa tidak jadi main di karnakan waktu yang semakin sempit untuk penggunaan venue tersebut. Acara pun di buka oleh band Blackmustang yang cukup menghibur. Lalu di teruskan lagi oleh Denial, lawakan sang vokalin cukup mencairkan suasana setelah bosan menunggu acara mulai. Lanjut The Porno mulai menghajar penonton dengan raungan sang vokalis dengan musik ala joy division yg sedikit ugal-ugalan dan di akhiri dengan aksi gila sang gitaris yang tiba2 lompat menimpah sang drummer dan juga sang bassis membanting bassnya lalu di injak sekeras2nya. Santamonica berharil mencengangkan penonton dengan set alat yg bisa di bilang rumit dan canggih. Dan sampai juga pada band yang punya hajat nih alias band terakhir Monkey to Millionaire yang menghibur para penonton yang setia menunggu dari siang dengan lagu2 jagoan mereka.
Namun band2 pengisi acara telah berhasil menghibur dengan performa yang cukup maksimal dengan segala kekurangan pada acara tersebut. Dan semoga lain waktu band2 berkualitas asal bogor yang akan menghibur teman2 di sana. (nov)
Kuda besi melaju kencang dikendarai Hendrick, seorang yang sudah menjadi teman saya sejak remaja. Bedua kita menuju suatu daerah di Selatan kota Bogor untuk menemui rekan dalam rangka kerjasama untuk menyelenggarakan suatu acara. Terpikir oleh saya untuk bertamu ke kediaman Edo, vokalis dari band Post Punk, The Safari. Hendrick pun menyetujui ide saya tersebut dan kita melaju ke kediaman Edo, kebetulan tidak jauh dari tempat pertama kita datangi.
Tepat pukul 9 malam, sebenarnya hal yang kurang sopan bertamu pada pukul tersebut. Tapi Edo menyambut kita dengan senyum di gerbang rumahnya dan mempersilahkan kita masuk. Rumah yang minimalis dan asri, dipenuhi tanaman serta udara yang sejuk di daerah tersebut. Sepertinya suasana itu akan membuat percakapan kita bertiga akan nyaman.
Seminggu sebelum saya mempunyai niat akan kediaman Edo. Dia sempat menghubungi saya melalui pesawat telepon meminta saya untuk wawancara perihal band The Safari pasca bubar September 2009 lalu. Pertanyaan besar dalam benak saya akan pernyataan Edo tersebut. Hingga akhirnya hari itu, Sabtu (17/04) bergegas untuk mengunjungi rumahnya.
Edo membuka kalimat, “Gua mau rilis album terakhir The Safari. Kalian bisa bantu?”, sahut Edo sambil memegang telepon genggamnya. Pertanyaan besar selama ini terjawab dikalangan komunitas Bogor akan kelanjutan 7 lagu The Safari yang sempat tertunda hingga akhirnya mereka memutuskan untuk bubar. Dengan senang hati, Saya dan Hendrick bersedia untuk membantu proses produksi album yang hingga kini belum terpikirkan untuk memberi nama album yang rencananya akan rilis Juli 2010 mendatang.
Malam semakin larut. Ide, proses produksi cover hingga pemilihan lagu sudah hampir matang dibicarakan. Kiranya masukan akan ide sudah cukup digagas oleh kita bertiga dan tahap berikutnya adalah menyampaikan kabar baik ini kepada personil lain The Safari dan Fans.
Terbukti, kabar gembira ini mendapat respon yang positif dari Norman, Gitaris dari The Safari saat ditemui di tempat dan waktu yang berbeda. “Gua setuju sekali. Memang ini udah lama gua pengen, sayang kita keburu bubar padahal lagu udah hampir rampung,” jelas Norman. (put)
Tanggal 22 April merupakan Hari bumi Internasional yang tentunya dirayakan di berbagai negara secara serentak. Di negara asalnya, peringatan hari bumi diawali dengan Earth Week Sejak tanggal 16 april sampai puncaknya tanggal 22 April. Pada tahun ini, dengan diprakarsai oleh beberapa teman dari berbagai elemen di kota Hujan merayakan Hari Bumi pada hari Sabtu 24 April di Taman Kencana sejak pukul 8 pagi sampai jam 1 siang.
Ada 3 pendukung dalam acara tahunan kali ini, yaitu:
1. Food Not Bombs. Yang membagikan makanan secara gratis kepada siapapun yang datang dan diundang. Karena makanan adalah hak setiap manusia dimuka bumi ini, dan kelaparan merupakan hal terlucu yang pernah ada.
2. Street Library. Perpustakaan jalanan yang menjajakan literatur berupa berbagai judul buku, zine, phamflet, artikel, jurnal, dan koleksi cd, vinyl, dan lain sebagainya yang disediakan gratis untuk dibaca ditempat atau untuk pemesanan.
Buku dan bahan bacaan yan berkualitas merupakan salah satu media untuk menambah wawasan dan alternatif ideologi dari yang ditawarkan dalam budaya yang ada.
3. DIY Stuff exhibiton. Stand pameran barang daur ulang kerajinan tangan/handcraft yang diciptakan sendiri sesuai dengan ideologi dalam punk Do It Yourself.
Mendaur ulang benda yang masih bisa dipakai ulang seperti botol plastik, kardus dan lain sebagainya menjadi barang unik yan memiliki nilai jual.
Dan tentu saja agenda utama acara ini adalah aksi "bersih lingkungan" menyapu dan memunguti sampah yang ada disekitar area Taman Kencana. Kegiatan kali ini mendapat dukungan dan partisipasi dari Damas (Daya Mahasiswa Sunda).(pejalankaki)
Waste With Taste
"Buanglah sampah dengan bijak, Seperti saat kamu memilih barang sesuai selera kamu"
Sebuah media elektronik berbentuk blog yang menyajikan informasi tentang musik dan kegiatan anak muda di Kota Bogor dan sekitarnya.
Kalian dapat ikut serta menjadi kontributor dalam blog ini. Tulisan atau rekomendasi link yang menarik untuk kita ulas dan terbitkan di Blog ini akan kami terima dengan tangan terbuka.